Puisi Kebangkitan Ummat : Ketika Allah Azza Wa Jalla Memperlihatkan Hati Ciptaan-Nya"
Baru-baru ini, kita disuguhkan dan dikejutkan --sebagian terkejut, sebagian lagi pura-pura terkejut (?)-- dengan sebuah syair yang disusun sedemikian rupa oleh seorang anak manusia, yang "katanya" keturunan prokalamator bumi pertiwi tercinta ini.
*untuk yang belum baca atau dengar isinya,bisa langsung sarching saja di mbah google, karena saya merasa, laman saya bukan tempat untuk menampilkan text yang tidak berfaedah dan tidak beretika*
sebagian dari kita (mungkin) sontak berkata,
"ini SARA ! rapatkan barisan, kita laporkan ke yang berwajib!"
sebagian lagi dengan amarahnya yang bergejolak, berkata,
"Ini sudah keterlaluan ! tidak seharusnya Agama kita dibandingkan dengan adat dan kebiasaan tak berdalil !"
sebagian lagi, hanya bisa diam, memendam rasa kesal, atau mungkin mau langsung mendatangi kediaman yang berdangkutan, atau bahkan ada yang mau mengirimkan "Surat Peringatan" ?
Sahabatku,
sesungguhnya kejadian ini bukanlah hal yang aneh,
bukan juga hal yang pertama kali terjadi..
mari meneladani Akhlaq dari Al-Qur'an
1. Bahwasanya, Kaum yang kufur lagi fasik, akan tetap mencari celah untuk menghinakan Ayat Kitabullah
Allah SWT berfirman:
وَيْلٌ لِّـكُلِّ اَفَّاكٍ اَثِيْمٍ
"Celakalah bagi setiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa,"
يَّسْمَعُ اٰيٰتِ اللّٰهِ تُتْلٰى عَلَيْهِ ثُمَّ يُصِرُّ مُسْتَكْبِرًا كَاَنْ لَّمْ يَسْمَعْهَا ۚ فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ اَ لِيْمٍ
"(yaitu) orang yang mendengar ayat-ayat Allah ketika dibacakan kepadanya, namun dia tetap menyombongkan diri seakan-akan dia tidak mendengarnya. Maka peringatkanlah dia dengan azab yang pedih."
وَاِذَا عَلِمَ مِنْ اٰيٰتِنَا شَيْـئًـااتَّخَذَهَا هُزُوًا ۗ اُولٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ
"Dan apabila dia mengetahui sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka (ayat-ayat itu) dijadikan olok-olok. Merekalah yang akan menerima azab yang menghinakan."
(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 7- 9)
2. Sifat Kufur adalah menolak ayat Allah Azza Wa Jalla:
Allah SWT berfirman:
وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْۤا اِنْ هٰذَاۤ اِلَّاۤ اِفْكٌ اِفْتَـرٰٮهُ وَاَعَانَهٗ عَلَيْهِ قَوْمٌ اٰخَرُوْنَ ۚ فَقَدْ جَآءُوْ ظُلْمًا وَّزُوْرًا
"Dan orang-orang kafir berkata, (Al-Qur'an) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh dia (Muhammad), dibantu oleh orang-orang lain. Sungguh, mereka telah berbuat zalim dan dusta yang besar."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 4)
3. Janji Allah Azza wa Jalla untuk Munafiqun
Allah SWT berfirman:
يَحْذَرُ الْمُنٰفِقُوْنَ اَنْ تُنَزَّلَ عَلَيْهِمْ سُوْرَةٌ تُنَبِّئُهُمْ بِمَا فِيْ قُلُوْبِهِمْ ۗ قُلِ اسْتَهْزِءُوْا ۚ اِنَّ اللّٰهَ مُخْرِجٌ مَّا تَحْذَرُوْنَ
"Orang-orang munafik itu takut jika diturunkan suatu surah yang menerangkan apa yang tersembunyi di dalam hati mereka. Katakanlah (kepada mereka), Teruskanlah berolok-olok (terhadap Allah dan Rasul-Nya). Sesungguhnya Allah akan mengungkapkan apa yang kamu takuti itu."
وَلَئِنْ سَاَلْتَهُمْ لَيَـقُوْلُنَّ اِنَّمَا كُنَّا نَخُوْضُ وَنَلْعَبُ ۗ قُلْ اَبِاللّٰهِ وَاٰيٰتِهٖ وَرَسُوْلِهٖ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِءُوْنَ
"Dan jika kamu tanyakan kepada mereka, niscaya mereka akan menjawab, Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja. Katakanlah, Mengapa kepada Allah, dan ayat-ayat-Nya serta Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?"
(QS. At-Taubah 9: Ayat 65)
لَا تَعْتَذِرُوْا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ اِيْمَانِكُمْ ۗ اِنْ نَّـعْفُ عَنْ طَآئِفَةٍ مِّنْكُمْ نُـعَذِّبْ طَآئِفَةً ۢ بِاَنَّهُمْ كَانُوْا مُجْرِمِيْنَ
"Tidak perlu kamu meminta maaf, karena kamu telah kafir setelah beriman. Jika Kami memaafkan sebagian dari kamu (karena telah tobat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang (selalu) berbuat dosa."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 64-66)
Akan TETAP ADA mereka yang mendustakan kebenaran..
lalu, bolehkah kita marah ?
Boleh, sangat boleh, karena marah adalah sebuah luapan perasaan yang terjadi ketika Seseorang/Sesuatu yang kita cintai, kita dambakan, ternyata dihinakan oleh seseorang...
menandakan bahwa Imanmu masih melekat, kecintaanmu kepada agama ini masih Terpupuk indah..
tapi..
Simpanlah amarah itu untuk hatimu..
simpanlah kesalmu dalam do'amu..
titipkanlah balasan yang engkau inginkan, kepada pemilik Hari Pembalasan
yakinlah,
bahwa Allah Azza wa Jalla, menunjukkan peristiwa ini bukan tanpa sebab, bahwa Allah subhanahu wata'ala ingin kita mengetahui..
siapakah teman...dan siapakah musuh kita..
siapakah yang beriman dan siapa yang kufur..
siapa yang memuji Allah Azza wa Jalla hanya di lisannya, dan siapa yang tertanam dalam hatinya kekekalan dalam mencintai-Nya.
Maka ambillah hikmahnya..
Telah tampak jelas bagi kita, mereka yang akan berperang disamping kita..yaitu saudara-saudara kita yang mengokohkan diri dalam Iman.
dan
mereka yang kita akan berhadap-hadapan dengannya dalam perang melawan Thagut.
pilihlah untuk kita semua, untuk ummat ini, pilihan Allah Subahanahu Wata'ala dan TINGGALKANLAH orang munafiq lagi kafir.
Allah SWT berfirman:
وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِى الْـكِتٰبِ اَنْ اِذَا سَمِعْتُمْ اٰيٰتِ اللّٰهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَاُبِهَا فَلَا تَقْعُدُوْا مَعَهُمْ حَتّٰى يَخُوْضُوْا فِيْ حَدِيْثٍ غَيْرِهٖۤ ۖ اِنَّكُمْ اِذًا مِّثْلُهُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ جَامِعُ الْمُنٰفِقِيْنَ وَالْكٰفِرِيْنَ فِيْ جَهَـنَّمَ جَمِيْعَا
"Dan sungguh, Allah telah menurunkan (ketentuan) bagimu di dalam Kitab (Al-Qur'an) bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir) maka janganlah kamu duduk bersama mereka sebelum mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena (kalau tetap duduk dengan mereka), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sungguh, Allah akan mengumpulkan semua orang munafik dan orang kafir di Neraka Jahanam,"
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 140)
Stay calm
and
Choose your Ulil Amri wisely
