Bingung, Heran, takjub, kaget, yaa,, rasanya semua itu menjadi satu, saat pertama kali saya mendengar kata-kata yang tidak lazim dikeluarkan oleh seorang mahasiswa yang notabene adalah "Agent Of Change", motor penggerak dari maju/mundurnya suatu bangsa, suatu Negara.
Saat saya bertanya, "bagaimana pendapat teman-teman sekalian tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang akan segera diimplementasikan pada tahun 2014 ini ? " ya, kurang lebih begitulah pertanyaan yang saya lontarkan kepada forum yang berisi para pemuda "
penggalak" perubahan melalui sebuah media sosial. Tepatnya para calon General Practitioner alias calon dokter masa depan yang tidak lama lagi melanjutkan perjuangan para dokter-dokter sekarang dalam meningkatkan kualitas, taraf kesehatan di Negara ini.
Bukan sebuah tanggapan, bukan sebuah sanggahan, bukan sebuah pendapat, apalagi sebuah analisa yang saya dapat, yang layaknya didapat dalam sebuah forum diskusi, melainkan jawaban ketidaktahuan, pasrah, tidak mau tahu... (dll)
" Maaf, saya bukan anggota dari bidang yang memang bertugas untuk mengkaji, mencari tahu, menganalisa dan mengawal perkembangan dari isu terkait, karena saya bergerak di bidang X, yang fokus pada hal Y."
Kira-kira begitulah, sebuah kalimat yang saya terima dalam forum tersebut.
"Berikan Saya 1000 orang tua maka akan ku cabut semeru dari akarnya,, Berikan saya 1 orang PEMUDA, maka akan saya guncang dunia" --Bung Karno
Pasti kita semua sudah sering bahkan sampai bosan mendengar kata-kata dahsyat yang dilontarkan oleh prokalamator RI ini, tapi dapatkah kita ambil makna dari kata-kata tersebut ?
coba kita lihat kembali..
"Berikan saya 1 orang tua"
Mengapa bung Karno menggunakan kata "Orang Tua" dalam kata-kata nya ? Ya, karena orang tua sudah waktunya untuk beristirahat, menikmati masa-masa indah, santai, menyenangkan, sebuah hasil dari jerih payah yang mereka tuai di saat muda nya.
Lalu Bagaimana dengan Pemuda ?
"Berikan Saya 1 orang pemuda, maka akan kuguncang Dunia"
Mengapa Pemuda ?? Pemuda Yang seperti apa yang dimaksud Bung Karno ?
Ya, Karena merekalah para PEMUDA, Inovator, Konseptor sekaligus Motor Penggerak dalam segala Aspek, baik di lingkungannya, di kota tempat tinggal nya, hingga kontribusi nyata pada Negara, bahkan...DUNIA
Inilah masalah utama yang sedang dihadapi bangsa Indonesia. Ya, Krisis Pemikiran Kritis
Indonesia kekurangan Pemuda ? saya rasa tidak
Indonesia Kekurangan Pemimpin ? Saya rasa juga tidak
Indonesia kekurangan SDM ? Pastinya juga tidak
Krisis Pemikiran yang melanda negeri ini sudah lebih dari cukup. Mulai dari mereka yang hanya mau dapat enak nya saja, dan melupakan segala birokrasi di negeri ini, menyerahkan segala sesuatunya pada pemerintah, yang mungkin tidak terlalu mengerti sistem kesehatan, atau sistem apapun itu, dan ketika hasil tidak sesuai dengan harapan mereka, barulah mereka bergerak, Demonstrasi, protes, dan segala dilakukan demi mendapat apa yang mereka inginkan.
Apa Mereka Salah memperjuangkan hak mereka ? tidak
They just doing The Right Thing at the wrong time, that's it
Maka dari itu, janganlah lengah, jangan juga pasif terhadap semua kejadian, kebijakan yang terjadi di negara ini. Jangan menjadi orang yang hanya bisa mengeluh, menyalahkan orang lain, menyalahkan sistem, menyalahkan
stakeholder.
"Jadilah Air Yang Bisa Melalui segala macam rintangan, sesulit apapun itu rintangannya"
Oke, jadilah air yang bisa melalui segala rintangan dan hambatan yang ada dengan tetap mengikuti arus yang ada, tapi, jika bagaimana kalau memang arus yang sekarang salah ? Apakah kita akan tetap menjadi air yang terus mengikuti arus dan akhirnya kembali lagi ke laut ?
Itulah yang membedakan kita dengan Air, kita memiliki tujuan yang jelas, bukan hanya mengikuti siklus kehidupan yang sedemikian rupa, kita memliki Eksistensi disini, sebagai pemuda.
Hiduplah sebagai orang yang mempunyai ARTI, arti daripada pembangunan bangsa ini, arti dari kebangkitan negara ini, yang siapa tahu, mungkin setahun, 2 tahun, 3 tahun, 10 tahun, atau bahkan berpuluh tahun nanti negara ini akan menjadi negara yang kuat, dan tanpa kita tahu, semua itu berasal dari hal yang kita lakukan sekarang. Who Knows ??
INGAT ! Tidak semua pahlawan terukir namanya di Tugu Pahlawan
tapi apa yang membuat mereka bangga ?
YA ! Kontribusi...