Friday, April 14, 2017


SALAH KAPRAH #2

“ISLAM TIDAK PERLU DIBELA ?”


#1 “Biar Allah swt. aja,”

"Sob udahlah gak usah nge-share berita-berita yg “panas” lagi. Nanti juga dibales Allah swt. Sob, tungguin aja, kita nunggu ajalah, gak usah ribet-ribet mau ikut campur, toh ada Allah swt..”

Perang Badar itu dimenangkan lewat bantuan Allah swt., perang Khandak dimenangkan juga oleh Allah swt., dan perang-perang lain. Pertanyaannya, apakah ummat islam diwaktu itu Cuma “nunggu” aja ? hanya berdoa di setiap waktu ? tentu tidak. Kita berusaha, kita berperang. Allah swt. Menentukan dan memberikan Rahmat-Nya. kita mati, dan kita akan dihidupkan kembali kelak. Pertanyaannya, kita mau ikut “perang”, atau kita mau “nunggu” doang ?


“Siapa yang memberikan pinjaman kepada Allah dengan kebaikan maka Allah akan mengganti dengan berlipat ganda.” (QS. al-Baqarah: 245)

Relakah kita meminjamkan raga ini untuk Islam ? Sanggupkan Hati ini menancapkan semangat Tauhid ?

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolong kalian dan mengokohkan kaki kalian.” (QS. Muhammad: 7)
"Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana ‘Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”, lalu segolongna dari Bani Israil beriman dan segolongna lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang beriman terhadap musuh mereka, lalu mereka menjadi orang yang menang”
(QS. As-Shaf (61) : 14) 
"Sungguh Allah akan menolong orang yang membela-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa." (QS. al-Hajj: 40)


#2. “Tiap orang bisa jadi baik”

"Udahlah, do’a-in aja sob, Umar bin Khattab yang dulunya penentang terbesar di jaman Rasulullah saw. Aja bisa jadi Khulafaur Rasyidin, Khalid bin Walid yang dulu memimpin perang uhud di pihak Kafir Quraisy juga akhirnya jadi Panglima Rasulullah yang menaklukkan Persia. kenapa kita nggak berdoa untuk hal yang sama untuk orang yang belum dapat hidayah--yang berbuat buruk ke agama ini-- di sekitar kita (dan Indonesia) ?"

Bukan hak kita untuk mengatakan orang ini akan mendapatkan hidayah, atau tidak. tapi hidayah itu milik Allah swt. semata. Pertanyaannya, apakah Rasulullah saw. tidak memerangi umar bin khattab saat belum memeluk Islam ? Apakah Rasulullah saw. berhenti memberitakan kebenaran ? Tentu tidak. Tugas kita adalah sampaikan, jika tidak diterima ya legowo saja, kewajiban kita sudah selesai, tapi ketika agama ini dihina, disaat itulah keimanan kita diuji. Akankah hati ini tergerak untuk membela ? atau mengelak ?

"Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat(nya), sesudah jelas bagi mereka bahwa orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka Jahannam."
(QS. At-Taubah [9] : 113)  
"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi hidayah kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki”
(QS. Qashash [28] : 56) 
“Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu manusia.”
(QS. al-An’am: 112)

Hidup kita enggak lama sob, pedang ini tidak akan berpindah tangan tidak pula akan terhunus sendirinya. sedangkan gendang ini tidak akan dipukul kecuali oleh kita,dan juga pancang ini tidak akan ditegakkan tanpa punggung kita yang siap menunjangnya.

Jadi, bagian mana yang ingin engkau ambil ? Pedang, Gendang atau Pancang ?

“Perang” ini akan tetap dimenangkan oleh Allah swt. melalui tangan-tangan Mujahid-Nya, apakah engkau akan berada dalam barisan-Nya ?

“Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai udzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk, satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar.” (QS. An-Nisaa [3]`: 95)

Semua yang kita korbankan, akan menjadi saksi, Kuota internet mu untuk menyebarkan kebenaran, lisanmu yang mengajak menegakkan keadilan, hingga tetes air matamu yg tidak rela agama ini terus direndahkan..

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh…Dan siapakah yang lebih menepati janji selain Allah ? maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan, dan itulah kemenangan yg besar” (QS. at-Taubah [9]: 111)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home