Tapak Kaki (Terakhir) di Simpang Jalan
Hari ini, tepat 1 hari setelah kejadian sakral, suatu perkumpulan, forum tertinggi, forum persidangan terpenting seorang aktivis. Tepat 1 hari, setelah 3 kali ketukan palu, ketukan palu teristimewa, ketukan palu yang mengangkat seluruh beban yang telah lama bersemayam diatas bahu, ketukan yang menghancurkan bongkahan tugas dan kewajiban, dan ketukan yang meluluhlantakkan waktu.
Entah, perasaan senang, sedih, menyesal, hingga syukur, semua tercampur menjadi satu..
tawa dan tangis menjadi nostalgia yang tak terlupakan,
Rasa pusing dan lelah bagai menjadi pernak-pernik, warna-warni yang memperindah masa kebanggaan itu, mengingatkan akan masa-masa penuh cerita yang tak dapat dilukiskan dengan kata-kata,, pun tulisan ini terasa masih jauh dari sempurna, dibandingkan dengan seluruh kisah dan perjalanan yang sudah kita coret bersama di lembar sejarah...
Tak Terasa, Ternyata telah genap satu tahun kita menapaki jalan ini, menyusuri jalan organisasi yang tidak semua orang berani menopang amanah ini.
Sungguh, perjalanan ini terlalu panjang untuk dijalani, terlalu singkat untuk dikenang
Semangat ini terlalu besar untuk dikeluarkan, juga terlalu kecil untuk membakar kekurangan dan melenyapkan
Telah banyak yang terkenang, dan terlalu sedikit ruang untuk menuangkannya satu per satu..
Dan disini terangkai sebuah kompilasi, rangkuman, sebuah catatan milik kita bersama, semoga dapat menjadi pengingat akan masa-masa penuh kebersamaan, masa-masa dengan kucuran keringat, masa-masa yang tak terlupakan bersama para orang-orang hebat di masa yang penuh
Entah apa yang akan dikatakan oleh mereka diluar sana, tapi bagiku, engkau akan tetap menjadi saudara perjuangan yang tak tergantikan..
Teruntuk seluruh saudara perjuanganku,
Para Aktivis di Kampus Kuning,
Teruntuk kalian yang telah menemani dalam perjalanan yang tak tersandingkan dengan sesuatupun jua..
Semoga kebersamaan ini tetap terajut dengan pintalan benang hangat bernama Kekeluargaan, dan semoga kisah ini tetap terngiang-ngiang di ingatan mu, bahkan sampai waktu tak mengizinkan lagi untuk bercerita... bercerita tentang kegagahanmu... sahabatku....
Sampai Jumpa di Persimpangan Jalan Selanjutnya Wahai orang-orang terpilih..
Terima Kasih atas Dedikasi, Kontribusi, dan segala bentuk pengorbanan mu yang tak tergantikan...
Salam,
Rekan seperjuanganmu
--------
Palembang, 14 Desember 2014,
24 Jam Pasca Pembacaan Laporan Pertanggungjawaban BEM KM FK Unsri Masa Bakti 2013-2014, sekaligus Pendemisioneran Kepengurusan dan menutup buku catatan perjuangan, para pejuang kampus kuning...
--------
"Engkau tidak akan tahu siapa temanmu, sampai mereka melewati badai bersamamu, menerjang ombak, melewati lika-liku kehidupan dan tetap berdiri tegak di sampingmu hingga detik terakhir"
"Mereka yang berjuang akan gugur, Mereka yang bersuara akan terdiam, mereka yang berjalan, akan berhenti, dan itu semua menjadi goresan yang tidak akan digoreskan oleh siapapun jua..

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home